• 7

    Jul

    Time Limit

    detik demi detik menit demi menit jam demi jam hari demi hari semuanya terlalui dalam harap dan asa yang terpupuk tanpa jera kucoba cumbui rasa sakit ini kucoba rayu kejemuan dan jenuh ini kebosanan pun kurengkuh dalam doa yang dini adakah keraguan mulai mengintipku? kulalui ragam rasa dalam doa hanyalah DIA tempat berharap ketika kumulai terseok dalam beban waktu perlahan kutersungkur memohon kekuatanNYA setiap saat………. LSH
  • 2

    Jul

    Melintas Hening

    Heningku adalah jawaban jiwa yang tlah membakar luka ketika kebosanan datang jua pada detik yang berharga Adakah hening masih melintas dalam kalbu yang berharap pada jiwa ungu yang mendekap luka sakit yang menyengat kuat Lintasan berputar melingkar dalam tubuh nan tiada segar jika waktu rela berputar biarkan lintasan hening bersandar LSH
  • 2

    Jul

    Lengkung Jiwa

    Ada rasa lelah dan penat stiap saat dia mendekat ada harap sesaat berjuang dalam asa yang masih melekat lengkung jiwa kadang ikut tersayat kuhadapi dengan semangat walau wujudnya makin mendekat mendekat nan takkan pernah lekat Dalam lengkung jiwa nan bosan bergelung dalam harapan untuk kujenjang dalam putaran waktu nan setia melawan meskipun ku kelelahan LSH
  • 24

    May

    SempurnaMU

    Kujalani jalan setapak ini langkah langkah ku kian pasti dalam keyakinan diri KAU akan selalu ada untuk mendampingi ketika kelelahan dan keletihan meraja dalam dada dan jasad yang renta rintihan dan keluhan tak lagi ada hanya karena KAU yang Maha Sempurna Dalam hidup yang amat sangat berharga kutau masih banyak yang tersisa menapaki jalan penuh derita luka bukan karena KAU sedang mencoba Namun semua agarku selalu mengingatMU dalam setiap harapan dan asa yang mengiringi langkah tertatih terjaja Kelam kadang datang tak diundang menerjang harapan yang berjuang dalam kekinian kujelang mengharapkan SempurnaMU datang LSH
  • 20

    May

    Pilihan

    Jangan lagi tanyakan apa arti pilihan semua tlah ada dihadapan ketika segalanya tlah kau putuskan Sececah harapan kian pudar ketika kau berujar pada senja yang kian pudar tertelan dipusaran waktu nan muram KAU lah yang selalu ada ketika semuanya seolah tiada ketika ada MU seolah berupa duka disana KAU hadir untuk bermesra pada diri yang tlah terjera karena cintaMU yang tak tertara LSH
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post