• 12

    May

    Menanti

    Menanti dalam menggigilnya hati menanti yang telah pasti memeluk nyata dalam kasih ketika kau tebarkan jani janji Menanti yang tak ternanti dalam kilauan yang menepi ketika kau datang dan berucap aku harus pergi Kehidupan seketika sunyi terbagi dalam gaung yang menanti untuk kepastian dihari nanti adakah duka yang tak terganti Dalam bayang jingga dan ungu tersapu kemilau nan mulai layu menanti dan menunggu kelak pasti kan bertemu LSH
  • 1

    May

    Ambillah Waktu

    Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan, Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan, Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Allah, Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati, Ambillah waktu untuk memberi, itu dapat membuat hidup terasa berarti Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan, Ambillah waktu untuk beramal ibadah itu adalah kunci menuju pada ridho NYA LSH
  • 27

    Apr

    Kau Datang

    Kau datang langsung menerjang mimpi mimpi dan harapan terjengkang kau datang dengan keganasan yang belum sanggup kuselaraskan Kau datang langsung menerjang dalam kelamnya arti juang luluh lantak berantakan bukan mimpi, namun kenyataan Kau datang langsung menghantam kepercayaan diri yang mulai berkubang dalam dasar jurang yang tlah lama terbuang siapa yang kuharap menemani ketika tiada arti diri lagi dalam letih jiwa lebih dini dari cangkang yang sembunyi ketika kutawari siapa ingin menemani gaung gema tetap sunyi ini adalah pilihan diri LSH
  • 27

    Apr

    Menghitung

    Satu dua tiga empat lima kuhitung perlahan tiap detikku semoga masih berlanjut untuk menemani waktu yang tak tau sampai kapan tetap bertaut adakah yang rela menemani adakah yang ikhlas menunggui masihkah ada rasa seperti ini sekedar menanti dan menanti satu dua tiga empat lima tiap detik makin mendekati tiap detak jantung menandai mampukah kutahankan sakit ini dalam kubangan yang terperi sang waktu kian menua dalam penantian yang mendua pilihan harus kutetapkan jua dalam pertahanan jiwa takkan pernah kumenyerah padanya yang menjarah jiwa dan tubuhku merana dalam diam yang membahana satu kuharap semoga kusiap bekal tuk menghadap pada DIA Yang Terhebat….. LSH
  • 20

    Apr

    Khayal

    Bermain khayal dalam bisu dalam kesendirian yang kian beku berlompatan nada yang tergugu mencoba meraih kasihMU kucoba cicipi sabar dalam diam kusentuh tabah dalam gamang ketika senja mulai meremang waktupun terasa mengambang berusaha mencuri kesempatan untuk meraih kedudukan dalam baka yang temaram menunggu dalam antrian LSH
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post